skip to Main Content
denah-lantai-21

oleh : Aldo Wicaksono Siregar & Ario Andito

Magangers (sebutan anak magang) di Parametr biasanya akan di berikan 3 kurikulum yang akan mereka jalani saat magang, diantaranya adalah Research & Development. Disini R&D merupakan alat bagi anak magang untuk bereksperimen lebih luas dan menambah literatur dalam hal mendesain, program ini juga bersifat based on project , dan pada kesempatan ini saya akan mengulas R&D yang saya dan teman – teman magang dapatkan. Tema R&D yang kami dapatkan adalah studi Rumah Gerbong setelah berganti tema dari pintu

,GAMBAR 1 PSD

Singkat cerita rumah gerbong ini telah ada sejak tahun 2000, rumah ini bersifat kavling dan bertipe 36, dan pada tahun 2003 Mas Ario selaku pemilik rumah mempunyai kesempatan untuk merenovasi rumah tersebut dengan tetap mempertahankan struktur asli dan menambah massa baru yang di pisahkan oleh taman , barulah tahun 2006 beliau membeli kavling rumah tepat di belakang nya. Dengan meneruskan konsep awal open inner court yard dan tetap mempertahankan struktur asli nya.

plan copy

Studi ini bertujuan untuk mengeksplore metode desain dengan isu budget dan renovasi, adapun owner brief yang diberikan Mas Ario kepada kami , diantaranya adalah memisahkan zona aktivitas dengan zona istirahat, lantai 1 digunakan untuk beraktivitas dan bersifat fleksibel,

Fleksibel disini diartikan ruangan dapat di buka tutup sesuai kebutuhan aktivitas nya, jika rumah ini sedang dikunjungi banyak tamu maka ruangan dapat ber – transformasi menjadi sebuah hall kecil yang dapat digunakan sebagai ruangan bersama ,begitu sebaliknya. Terdapat 4 kamar tidur di lantai 2, service cuci jemur menjadi satu, parkir cukup untuk 2 mobil, dan memberikan jarak 50 cm terhadap tembok terluar, dan tentu saja tetap meneruskan konsep awal yaitu dengan tidak membongkar struktur lama.

0

Pada gambar diatas area berwarna merah adalah area yang tidak boleh dibongkar, plat lantai dan kolom – kolom akan tetap dipakai, bahkan tangga putar di sarankan tidak berubah tempat, Mas Ario membebaskan kami untuk menambah dan mendesain massa baru di depan dan belakang rumah.

Setelah mendapatkan arahan dan beberapa diskusi setiap minggu nya, saya akhirnya memunculkan studi massa yang saya berikan sesuai arahan Mas Ario.

GABUNG KANGE

yang coba saya berikan adalah pemahaman yang saya tangkap dari owner brief menggunakan sekat/panel sebagai solusi fleksibilitas ruang. memainkan split level, serta tetap mempertahankan struktur awal.

adapun beberapa produk anak magang lain nya.gabung konsepan

Terlihat dari beberapa studi massa , 1 tema besar yang kami gunakan, yaitu box shape , dengan arahan dari Mas Ario, kami sepakat bahwa dengan bentuk massa box – box yang saling interlock akan menyelesaikan kebutuhan ruang secara efisien.

Seiring berjalan nya waktu, kriteria desain pun di perbaharui dengan menambahkan isu ramp, Mas Ario bermaksud memberikan perlakuan khusus terhadap orang tua beliau, isu lain nya adalah kegemaran Mas Ario dan keluarga membuat kue, maka penambahan fungsi baking room dan ruang display di tambahkan, selain itu konsep massa yangsplit level di tawarkan ke daftar owner brief. Munculah alternatif desain massa dari kriteria,isu, dan owner brief baru.

Untitled-1

GABUNG MAGNGERS

Minggu demi minggu kendala mulai muncul, sempat vacum 1 minggu lebih, dikarenakan magangers dilempar untuk full support ke sayembara Bamiyan, membuat studi rumah gerbong hampir tidak ada progress, apalagi setelah 1 teman magang kami menyelesaikan program magang nya, akhirnya pada kesempatan berikutnya atas instruksi dari Mas Ario, studi rumah gerbong ini kembali berjalan dan memberikan studi Rumah Gerbong ini kepada saya agar bisa lebih fokus dan selesai dengan hasil.

Pada fase ini, saya dan Mas Ario berdiskusi lebih lanjut tentang rencana konsep dan teknis pengerjaan rumah gerbong,studi rumah ini akhirnya menemukan titik awal yang baru, berawal dari kesuksesan permainan ruang Rumah Kedondong yang menggunakan sistem ruang yang diputar 45′ rumah gerbong meneruskan konsep tersebut ke arah yang lebih kompleks lagi. Dengan tools aditif & substraktif. Disini saya menawarkan ide desain baru yang sifatnya generik ,setelah bentuk, massa, dan zona ruang nya terpenuhi, baru lah tools aditif dan substraktif ini disisipkan. Berikut pemaparan nya.

Untitled-3

setelah berdiskusi dan ber proses selama 1 minggu akhirnya bentuk masssa generik di dapat, dari sini barulah tools Aditif & Substraktif masuk, dengan meneruskan konsep 45′ , modul kamar 3×3 dan 1M untuk sirkulasi, kendala disini adalah pengolahan ruang, denah yang di dapat sangat kompleks karena adanya aditif & substraktif. Disini sense of art banyak berbicara, bagaimana menemukan bentukan yang saling tumpang tindih, gigit mengigit menjadi proporsi dan menghadirkan unsur seni di dalamnya.

GENERIK GABUNGDESAIN GENERIK

Untitled-1

STUDI ROTATE 45′ & ADITIF SUBSTRAKTIF PADA DESAIN GENERIK

akhirnya setelah mengalami beberapa kali diskusi didapatkan bentukan fix seperti berikut.

DENAH LANTAI 2

Untitled-22015_0216_19050000_12015_0216_19053200_1

dengan bentukan generik awal yang di dapat, dan menggunakan metode rotate 45′ , diharapkan akan mengeluarkan desain yang fresh kedepan nya, dengan penambahan innercourt yard suasana luas hadir dalam rumah ini, konsistensi mempertahankan struktur lama, memunculkan kesan “old” diantara massa bangunan baru “new”. 

gabungsebuah kesempatan presentasi bersama keluarga Mas Ario

pada tanggal 15 februari Mas Ario memberikan kesempatan pada saya untuk mempresentasikan “rumah gerbong” yang baru kepada istri, anak dan penghuni lain nya. disini saya merasa beruntung memiliki kesempatan presentasi dengan “owner”. walaupun saya juga harus masih banyak belajar dalam teknik berpresentasi. thanks to Mas Ario.

semoga kedepan nya proses pembangunan nya cepat berlangsung dengan hasil memuaskan. amin.

Back To Top