skip to Main Content

Oleh Psichy Mangifera dan Anggy Sherwinda

poster parametalk 2 - upload

1 copy

Setelah terhitung sukses dengan acara Parametalk #1, pada tanggal 17 Desember 2013 kami melanjutkan program regular tersebut dengan mengadakan Parametalk #2. Pada kesempatan ini Parametalk mengusung tema arsitektur dan teknologi dengan mengundang Fajar Setiawan, Architect Associate dari kantor DCM Jakarta.

2

“ We shape our buildings; thereafter they shape us.”

-Winston Churchill-

Hal itu lah yang dialami oleh Mas Fajar. Terlibat dalam proyek – proyek berskala besar, membuatnya banyak belajar hal baru. Ia harus menyusun strategi dan skala prioritas dalam menyelesaikan pekerjaan yang diberikan. Yang menarik dari acara kali ini, Mas Fajar banyak bercerita pengalaman pribadi dibalik proses perencanaan gedung-gedung yang cukup iconic di kota Jakarta.

 “Management gambar adalah salah satu modal dasar seorang Arsitek.”

-Fajar Setiawan-

4

Dalam sharing ini, Ia berbagi tips dan mencurahkan isi hatinya dalam menangani proyek-proyek tersebut. Ia juga banyak mengangkat topik mengenai teknologi bangunan yang diterapkan dalam proyek-proyeknya.

“ Desain bagus itu relatif tapi kenyamanan itu pasti ”

-Fajar Setiawan-

3

Mendengar presentasi mas Fajar, Parametrian menjadi antusias dan ingin mengetahui lebih banyak mengenai proses perancangan. Pertanyaan-pertanyaan terlontar, mulai dari mengolah gagasan design sampai kepada tips dan trik mendekati klien yang tight budget tapi tetap konsisten mengusung design yang fenomenal.

5

Melalui acara Parametalk #2 ini, banyak membuka wawasan baru bagi Parametrian. Mulai dari teknologi bangunan sampai kepada kiat-kiat mengatasi masalah yang dihadapi diproyek. Sebagai seorang arsitek, hal tersebut merupakan modal penting dalam berkarya. Baik yang berskala kecil maupun yang besar.

“Aksen itu seperti tahi lalat. Walaupun kecil, tapi bisa menjadi trademark.”

-Fajar Setiawan-

Back To Top