skip to Main Content

oleh: Psichy Mangifera dan Anggy Sherwinda

“Great minds discuss ideas; average minds discuss events; small minds discuss people.”

-Eleanor Roosevelt-

poster parametalk 1 copy

Parametalk merupakan acara sharing informasi dan diskusi mengenai topik-topik yang berkaitan dengan arsitektur dan nusantara, arsitektur dan teknologi, arsitektur dan komunitas, dan juga topik umum yang bersifat non arsitektural. Dalam acara Parametalk #1, kami mengundang kawan kami, Resha Khambali dari Yayasan Rumah Asuh, untuk berbagi pengalaman dan cerita.

parametalk

Diselenggarakan pada hari Jumat, 29 november 2013 yang lalu, dalam presentasinya, Resha banyak bercerita tentang program Yayasan Rumah Asuh. Yayasan Rumah Asuh merupakan wadah untuk pelestarian kekayaan arsitektur nusantara, yang muncul dari keprihatinan atas banyaknya rumah adat yang mulai punah.

“ Mereka mengajarkan turun temurun cara membangun rumah adat itu dengan cara dibangun kembali karena mereka tidak mengenal budaya tulisan, gambar, apalagi dibukukan ”

-Resha Khambali-

parametalk diskusi

“ Ketika mereka berada dalam kehidupan modern mereka menyesuaikan hidup dengan cara modern tapi ketika mereka kembali ke desa adatnya merekapun hidup secara adat ”

-Resha Khambali-

parametalk tanya jawab

Antusias parametrian terhadap acara Parametalk ini terlihat ketika sesi tanya – jawab dibuka. Mulai dari pertanyaan tentang arsitektur rumah adat, cara pandang masyarakat adat, sampai dengan pertanyaan tentang perjalanan dari program Rumah asuh itu sendiri.

Kekayaan arsitektur nusantara sudah sepantasnya kita lestarikan, berasal dari budaya dan adat istiadat melahirkan suatu identitas itu sendiri. Dengan adanya acara Parametalk ini secara otomatis membantu mengingatkan kita bahwa identitas kita adalah budaya kita sendiri.

“Ternyata DNA arsitektur nusantara adalah gotong royong”

-Resha Khambali-

Back To Top