skip to Main Content

oleh: Astika Aprilliana

parametalk #9 monsterbuaya 2

“Pekerjaan yang paling menyenangkan adalah hobi yang terbayar” – Ridwan Kamil

Begitu juga yang dialami oleh Fenti Anggreta. Lulusan arsitektur UGM yang memilih menjadi seorang illustrator merasa senang dan puas dibidangnya ini. Sejak kecil beliau sering disuguhkan dengan kertas dan alat tulis., hingga banyak penghargaan yang telah beliau capai. Meskipun pernah bekerja di beberapa konsultan, tetapi jiwa beliau lebih nyaman melaksanakan hobinya menggambar dengan menjadi seorang illustrator.

1

“Menggambar bukan bekerja” – Fenty Anggreta

Ketika bosan, stress, sedih, senang, Fenti Anggreta selalu menggambar. Beliau menggambar apa yang dirasakan dan apa yang ada disekitarnya. Karakter-karakter yang diambil dari label monsterbuaya ini terinspirasi dari orang-orang yang ada di sekitar hidupnya. Karakter monsterbuaya, gadis kecil berkerudung dan enam kelinci kecil ini merupakan karakter-karakter tersebut.

2Sekarang tokoh monsterbuaya ini sudah dipasarkan oleh Fenti hingga ke pelosok Eropa. Produk yang dihasilkan beragam. Mulai dari buku cerita anak-anak, postcard, hingga notebook. Hebatnya, proses Fenti Anggreta dalam berkarya, beliau lakukan sendiri. Mulai dari tahapan sketsa, produksi menjadi barang, hingga pengiriman.

3Bawang Merah Bawang Putih, Si Kancil Mencuri Timun (?), merupakan beberapa buku yang beliau gambar ulang menjadi kesatuan yang menarik untuk dikisahkan. Yang unik dari buku dongeng anak-anak tersebut, dalam bukunya tidak terdapat tulisan yang menggambarkan ilustrasi yang beliau buat. Ini dimaksudkan agar pembaca buku dapat bercerita dan berimajinasi sendiri terhadap tokoh yang tergambar dalam buku.

“Cerita dongeng Indonesia atau Cerita diri sendiri (???)” – Fenty Anggreta

Capture

Back To Top