skip to Main Content

oleh : Anita Halim

poster 7C

Berbeda seperti biasanya, Parametalk yang ketujuh ini diadakan pada jumat pagi. Pagi itu, kami diajak oleh Hikmat Hardono, direktur eksekutif dan salah satu penggagas Indonesia Mengajar (IM), berpikir tentang masa depan 49 juta anak sekolah di Indonesia. Bagi Hikmat, keterlibatannya dalam Indonesia Mengajar punya alasan yang personal – Ia berharap anaknya dapat hidup di negeri yang lebih adil dan baik.

3

“Kita perlu memperbanyak model interaksi kita dengan pemerintah.”

Cita-cita itu tidak mungkin tercapai bila kita hanya duduk diam saja sambil menunggu dilakukan oleh pemerintah. Di sinilah, Indonesia Mengajar lahir sebagai sebuah gerakan sosial yang berkelanjutan dan bertujuan untuk menciptakan spektrum yang luas. Menurut pengamatan mereka, selama ini kualitas fisik instrumen pendidikan kita sebenarnya sudah cukup baik. Bahkan, pernah ada Pengajar Muda, sebutan bagi relawan pengajar IM, yang menemukan sejumlah komputer jinjing yang tidak pernah dipakai di dalam lemari salah satu sekolah tempatnya mengajar.

1

“Kita harus menjadi bangsa yang beradab dan itu pasti bukan hanya urusan sekolah saja.”

Artinya, kualitas pendidikan yang baik bukan hanya diciptakan dengan isu-isu fisik saja, yang lebih penting adalah membentuk dan mengintervensi perilaku. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa IM mengirimkan satu Pengajar Muda di tiap SD untuk tinggal di sana selama satu tahun. Mereka diharapkan dapat menjadi salah satu entitas perilaku yang bisa mengintervensi entitas lainnya, seperti siswa, guru, dan kepala sekolah. Para Pengajar Muda ini, akhirnya bisa menjadi jejaring pemimpin berkualitas yang memiliki empati dan pemahaman akar rumput.

2

“Saat kita melakukan hal-hal baik yang tidak diketahui orang dan kita menikmatinya, kita dibayar oleh kita sendiri.”

Hikmat menyadari bahwa gerakan ini adalah sebuah perang panjang dan melelahkan tetapi pasti akan menang. Mungkin itu yang membuat para staf Indonesia Mengajar dan Pengajar Muda tetap semangat dan percaya dengan dampak sosial dari gerakan ini. Satu hal lagi yang bisa kami petik dari Parametalk kali ini adalah IM mengajarkan kami bila mengalami situasi yang tidak memuaskan, bergerak dan jadilah perubahan untuk memperbaiki itu. Semua perubahan dimulai oleh hal-hal paling sederhana.

 

 

Back To Top