skip to Main Content

oleh: Zulfikri

1

 “Pentingnya arsitek berwawasan pelaksana dan pentingnya pelaksana berwawasan arsitek (tur)”

– Mhd Dalang –

Pada Parametalk yang ke-5, Jumat 28 maret 2014, Parametr Architecture mengundang seorang praktisi konstruksi yakni Mhd Dalang. Dalam kesempatan ini, Mhd Dalang memberikan waktunya untuk berbagi pengalaman perihal teknis dan detail pelaksanaan konstruksi bangunan.

2

Di bagian awal, Mhd Dalang memaparkan beberapa slide proyek presentasi mulai gambar rancang lalu proses konstruksi di lapangan hingga proyek itu terbangun. Permasalahan sering muncul ketika gambar rancang dari arsitek tidak lengkap dan detail. Kebanyakan keluhan itu sering didapati ketika pelaksana mendapatkan gambar rancangan dari arsitek yang baru lulus. Hal itu menandakan perlunya intensi tentang detail gambar bagi arsitek muda.

3

 

“Kontraktor menjalankan tugasnya sebagai interpreter desain”

– Mhd Dalang –

 

Ketika gambar yang diterima pihak kontraktor tidak selengkap yang diperlukan untuk konstruksi di lapangan, kontraktor harus siap menjadi interpreter desain. Di sini diperlukan kemampuan kontraktor untuk cepat mengambil keputusan karena proses konstruksi yang terus berjalan. Hasil akhir dari proses ini pun sangat ditentukan oleh sensitivitas kontraktor atas unsur estetika desain dan intensi arsitek.

4

“Antara arsitek dengan kontraktor sebaiknya terjadi dialog lewat bahasa yang sama (manajemen konstruksi) ”

– Mhd Dalang –

Salah satu poin penting yang ditangkap dari parametalk kali ini adalah pentingnya sebuah dialog yang terjalin antara pihak arsitek dengan kontraktor. Permasalahan yang terjadi saat proyek berlangsung dapat diselesaikan secara tepat jika kedua belah pihak duduk bersama dan menjadi dialog dengan bahasa yang sama yaitu manajemen konstruksi.

5

“Komunikasi yang baik dengan arsitek begitu penting”

– Mhd Dalang-

Di Indonesia jarang terjadi komunikasi yang seperti ini. Kadang arsitek yang terlalu dominan atau ahli struktur yang terlalu pasif. Arsitek memang mempunyai keinginan yang harus diterjemahkan, tapi tetap ada batasan teknik. Kalau komunikasi bisa terjalin secara bagus, akan bisa menciptakan sesuatu yang benar. Dialogue between thinkers and makers.

Back To Top